Permasalahan hama seperti kecoa, tikus, lalat, nyamuk, rayap di setiap industri terutama di perhotelan tidak dapat terhindar secara 100% tanpa bantuan pest control professional. Karena alasan seperti itu, jasa pest control professional seperti IMPROCARE datang karena memiliki strategi efisien, efektif dan sustainable. Menggunakan metode Integrated Pest Management (IPM) yang sesuai dengan standar di setiap industri menjadi metode keunggulan kami. Permasalahan hama kecoa di hotel bukan hanya tuntas semata, tetapi dapat memberikan dampak bagi lingkungan sekitar. Metode IPM adalah metode yang paling unggul daripada metode lain, selain bekerja secara efektif, IPM juga bersifat eco-friendly terutama bisnis yang melibatkan orang lain seperti hotel.
Hama kecoa tidak boleh dianggap sepele, terutama di era dgital seperti sekarang. Semua kejadian diabadikan oleh foto atau video. Satu kejadian kecil ini dapat menjadi ulasan negative di Google, OTA, atau media social jika Anda sebagai pemilik bisnis hotel tidak memperhatikan hal sedetail ini. Dalam industry hotel, hama kecoa bukan sekadar gangguan, melainkan ancaman serius terhadap standar kebersihan, kepercayaan tamu, dan reputasi bisnis.
Hama Kecoa Menjadi Masalah Besar di Hotel (Root Problem)
Terdapat sumber makanan, air dan tempat persembunyian menjadikan hama kecoa betah menjadikan area hotel sebagai kerajaan. Kecoa merupakan hama nokturnal yang aktif di malam hari saat operasional hotel terlihat “tenang”.
Satu kecoa yang terlihat oleh tamu sering kali menandakan bahwa sudah ada populasi kecoa yang lebih besar tersembunyi di area hotel. Terdapat beberapa ancaman serius dari hama kecoa di hotel:
- Ancaman terhadap Standar Kebersihan & Higienitas
- Dikenal sebagai pembawa berbagai bakteri dan potegen, hama kecoa sering terlihat berjalan di saluran pembuangan, tempat sampah dan area kotor lain.
- Kemudian kecoa berpindah ke dapur, meja penyajian, peralatan makan, dan kamar tamu. Kontaminasi dapat terjadi melalui kaki dan tubuh kecoa, kotoran (feses) dan air liur / telur kecoa.
- Sekali terjadi kontaminasi makanan, risikonya adalah bukan hanya komplain tetapi pelanggaran standar higienis.
- Ancaman terhadap Reputasi Hotel (Terutama Tamu Internasional)
- Tamu internasional memiliki ekspetasi kebersihan yang tinggi, kepekaan terhadap isu sanitasi. Jika ditemukan satu kecoa di area kamar dapat berdampak buruk bagi hotel.
- Reputasi yang dibangun bertahun – tahun dapat turun hanya karena masalah hama yang terlihat sepele.
- Ancaman Operasional & Bisnis Hotel
- Komplain tamu, dan permintaan pindah kamar jika terdapat kecoa menjadi hal yang kurang menyenangkan. Tamu dapat mengajukan refund atau kompensasi dan menyebabkan kehilanggan pelanggan loyal.
- Audit internal dan eksternal yang lebih ketat serta dapat menyebabkan kesulitan menjalin kerja sama dengan agen perjalanan.
- Lingkungan kerja yang terpapar kecoa dapat berdampak pada kesehatan karyawan dapur, produktivitas staf dan moral dalam kenyamanan kerja.
Hama Kecoa Membutuhkan Penanganan Secara Tepat Bukan Cepat
Banyak hotel mencoba solusi cepat seperti semprotan insektisida, racun instan, dan pembersihan sesaat. Namun ternyata, ini tidak menyelesaikan akar masalah karena sarang kecoa tetap tersembunyi, telur kecoa tidak mati dan populasi akan kembali dalam waktu singkat.
Tanpa pendekatan sistematis, kecoa hanya hilang sementara, lalu muncul kembali. Pendekatan pest control professional berbasis Integrated Pest Management (IPM) dan standar HACCP menjadi langkah strategis untuk memastikan:
- Lingkungan hotel tetap higienis
- Operasional berjalan aman
- Reputasi hotel terlindungi
Titik Rawan Kecoa di Area Hotel, Hal Ini Perlu Anda Waspadai
Kemunculan hama kecoa selalu ada kombinasi kondisi yang tanpa disadari “mengundang’ mereka masuk dan berkembang biak. Ketersediaan makanan (remah makanan kecil) sudah lebih dari cukup untuk bertahan hidup.
Sumber makanan yang sering luput adalah sisa makanan di dapur dan area preparation, minyak dan lemak yang menempel di bawah kompor serta sisa makanan di kamar tamu (tray room service). Satu titik makanan menjadi peluang koloni kecoa bertahan dan berkembang.
Sumber yang paling sering menjadi masalah (titik rawan kecoa di area hotel), adalah:

- Dapur Hotel & Area Food Preparation (Titik Paling Kritis)
- Termasuk ke dalam zona merah bagi kecoa. Titik rawan spesifik seperti di area bawah kompor, belakang chiller, rak penyimpanan bahan makanan, area grease trap dan floor drain dapur.
- Risiko utama yaitu menjadikan sebagai kontaminasi makanan, pelanggaran standar higienis, dan complain serius dari tamu.
- Restoran, Buffet & Area Penyajian Makanan
- Meski terlihat bersih di siang hari, kecoa aktif di malam hari. Titik rawan seperti di meja buffet (bagian bawah), celah lantai dan dinding, area coffee machine dan dispenser serta kolong meja dan kursi.
- Satu kecoa yang terlihat tamu saat sarapan bisa merusak pengalaman menginap secara total.
- Kamar Tamu (Guest Room)
- Bukan area utama, tetapi dampak yang timbul paling sensitive. Titik rawan seperti kamar mandi (floor drain, wastafel), bawah tempat tidur, lemari dan sudut dinding dan area minibar menjadi tempat ternyaman kecoa tinggali.
- Keberadaan kecoa di kamar menyebabkan ancaman langsung terhadap reputasi hotel.
- Area Laundry & Housekeeping
- Lingkungan yang dilengkapi dengan kelembapan, dan memiliki banyak celah. Titik rawan yaitu di area mesin cuci dan pengering, rak linen, saluran air dan ruang penyimpanan alat kebersihan.
- Hama kecoa dapat menyebar ke area lain melalui aktivitas staf.
- Ruang Sampah, Loading Area dan Area Utilitas
- Pintu masuk utama hama kecoa ke area hotel. Titik rawan seperti tempat sampah terbuka, saluran air di area sampah, pintu loading yang sering terbuka, dan sisa makanan dari vendor.
- Area seperti plafon dapur, shaft pipa dan kabel menjadi lokasi yang jarang terjangkau jika tidak ada permasalahan yang timbul. Pada titik – titik inilah menjadikan tempat favorit dari hama kecoa.
- Jika area tersebut tidak terkendalikan, hama kecoa akan masuk dan menyebar ke seluruh hotel dan area tersebut dapat menjadi jalur perpindahan antar lantai.
Jika kecoa terlihat di area publik atau kamar tamu, biasanya masalah tersebut sudah berada pada tahap lanjut. Populasi kecoa sudah lebih besar dan menyebar di balik dinding, plafon, dan saluran air. Lantas, bagaimana cara mencegah kecoa supaya tidak menjadi masalah yang semakin besar?
Pencegahan Hama Kecoa di Area Hotel Sebelum Kecoa Merajalela
Sebelum masalah kecil menjadi krisis besar, pencegahan hama kecoa perlu Anda perhatikan secara baik dan benar. Pencegahan bukan tentang membunuh hana kecoa yang terlihat, tetapi:
- Memutus makanan
- Menghilangkan air & kelembapan
- Menutup jalur masuk
- Mengganggu tempat berkembang biak
Hal ini tidak bisa dibebankan hanya pada satu divisi saja. Masing – masing peran di hotel memiliki tanggung jawab seperti:
| Peran Manajemen Hotel | Pencegahan Hama Kecoa / Tindakan |
|---|---|
| General Manager | – Menentukan arah dan komitmen, dengan tanggung jawab utama yaitu zero tolerance terhadap hama. – Mengalokasikan anggaran untuk pest control professional, perawatan fasilitas. – Pelatihan staff – Memastikan program pengendalian hama preventif, bukan reaktif – Hotel tanpa komitmern manajemen puncak, sama halnya dengan pencegahan tidak akan berjalan konsisten. |
| Food & Beverage Manager / Executive Chef | – Menegakkan SOP kebersihan dapur secara konsisten – Memastikan bahwa tidak ada sisa makanan terbuka, grease dan minyak tidak menumpuk – Bahan makanan disimpan tertutup dan terangkat dari lantai – Hal yang sering dilupakan atau tidak tertangani dengan benar adalah area bawah dan belakang equipment, floor drain yang jarang dibersihkan |
| Housekeeping Manager | – Sering menjadi pihak pertama yang melihat tanda awal kecoa, peran krusial yaitu membersihkan area tersembunyi, bukan hanya yang terlihat tamu – Memastikan fasilitas kamar mandi tidak lembap, dan tidak ada air menggenang – Melaporkan hal kecil atau berkoordinasi dengan tim tentang temuan kecoa kecil, telur kecoa, dan bau tidak biasa dari drain. |
| Engineering / Maintenance | – Divisi yang sering tidak dikaitkan langsung dengan hama, padahal perannya sangat besar. Tanggung jawab utama yaitu menutup celah dan retakan dinding (yang sering menjadi jalur kecoa beroperasi). – Memperbaiki pipa bocor, dan menjaga floor drain berfungsi baik / tidak ada rembesan air. – Mengontrol area plafon, shaft, dan ruang utilitas. |
| Pest Control Profesional (Sebagai Mitra, Bukan Pemadam Kebakaran) | – Peran pest control professional bukan hanya dating saat sudah parah. Peran ideal pest control adalah melakukan monitoring rutin, menentukan titik kritis, memberikan rekomendasi untuk masing – masing divisi. – Pest control control professional menggunakan metode IPM (Integrated Pest Management) dan sesuai dengan standar HACCP untuk industry hotel. – Hotel yang sukses mengendalikan hama kecoa memperlakukan pest control sebagai partner, bukan solusi darurat. Tindakan pencegahan lebih dianjurkan sebelum kerusakan dan kerugian semakin membesar yang bersumber dari satu hama. |
Simulasi Kerugian Finansial Akibat Satu Review Buruk
Lebih dari 80% tamu membaca review sebelum booking, memiliki review yang buruk dari tamu memiliki efek paling kuat untuk membatalkan booking. Simulasi angka nyata dalam hotel skala menengah adalah sebagai berikut
Asumsi sederhana:
- Hotel 80 kamar
- Average occupancy: 70%
- ADR (harga rata-rat akamar): Rp650.000
- Rata – rata tamu batal karena keraguan review 3 kamar/hari
| Kerugian per Hari | 3 kamar x Rp650.000 = Rp1.950.000 |
| Kerugian per Bulan | Rp1.950.000 x 30 hari = Rp58.500.000 |
Hal ini baru dari satu review buruk dan belum termasuk efek domino lainnya.
Dampak Tekanan Kompensasi Setelah Rating Turun dan Hilangnya Segmen Korporat
- OTA meminta promo agar tetap kompetitif
- Front office harus memberi diskon, memberi upgrade, memberi complimentary meal
Klien korporat seperti HR, procurement, dan event organizer akan langsung menghindari hotel yang memiliki review kebersihan buruk dan isu hama.
Simulasi Kasus Nyata
- 1 kontrak meeting kecil (20 pax)
- Nilai event: Rp25-50 juta
- Dibatalkan atau dipindahkan ke hotel lain
Menjadikan potensi kehilangan puluhan juta rupiah sekali jalan.
Biaya Darurat (Reaktif)
Saat manajemen panik, biasanya pengeluaran lebih “membeludak”, seperti pemanggilan pest control darurat (jika sebelumnya belum menggunakan jasa pest control), deep cleaning mendadak, overtime staf dan penutupan area sementara.
Dampak tersebut tentunya akan menimbulkan kerugian bagi hotel secara berkelanjutan. Bagaimana jika industry hotel sudah menerapkan tindakan preventif untuk mencegah adanya hama di area kritis hotel. Dapat meminimalisir akibat dari hama kecoa sedini mungkin.
Perbandingan Biaya:
| Jenis Tindakan | Biaya |
|---|---|
| Program pest control preventif (IPM) | Stabil & terukur |
| Tindakan darurat karena komplain | 2-3x lebih mahal |
Pencegahan dari awal bukan biaya saja, tetapi perlindungan asset bisnis dan brand hotel. Menjaga reputasi bisnis lebih sulit dan memiliki dampak yang panjang.
Apa yang Harus Dilakukan Hotel Saat Menghadapi Hama Kecoa?
Tindakan strategis dan operasional yang harus Anda lakukan sebagai pengambil keputusan di industry hotel adalah ubah cara pandang. Memanggil pest control bukan ketika “sudah ada komplain” melainkan ambil tindakan lebih awal untuk pencegahan. Hal ini merupakan pendekatan yang sering terjadi.
Cara pandang yang benar adalah hama merupakan risiko reputasi, risiko kepatuhan (HACCP, audit), risiko pendapatan. Pendekatan dengan bantuan pest control adalah memposisikan perusahaan pest control sebagai bagian dari system manajemen risiko hotel.
Bukan Sekadar Jasa Pest Control, Melainkan Menggunakan Metode IPM
Pencegahan dan pengendalian dengan bantuan jasa pest control bukan sekadar “ada pest control”. Seperti IMPROCARE, perusahaan pest control yang menggunakan metode Integrated Pest Management (IPM) dan membantu dalam audit HACCP.
Photographer: IMPROCARE
Copyright: PT Mahaka Improcare Indonesia
Credit: Sertifikasi ISO 9001:2015
Metode Integrated Pest Management (IPM), berbasis pencegahan, monitoring, perbaikan lingkungan dan intervensi terukur. IPM sangat memiliki berdampak untuk hotel, yaitu
- Masalah hama tidak berulang
- Tidak bergantung pada tindakan darurat
- Risiko komplain public ditekan sejak awal
Metode IPM = sistem jangka Panjang, bukan solusi instan. Menggunakan metode IPM memiliki monitoring rutin berdasarkan data yang valid di lapangan bukan berdasarkan dugaan saja. Monitoring rutin seperti trap dan inspeksi titik kritis.
Hasil dari inspeksi tersebut akan menghasilkan dokumentasi berupa temuan, tren dan are berisiko. Data ini akan membantu manajemen dalam mengambil keputusan sebelum krisis terjadi.
Membangun SOP Lintas Divisi yang Terintegrasi
Perlu adanya peran untuk masing – masing divisi agar pencegahan dan pengendalian hama bekerja secara efektif dan efisien. Terapkan SOP yang efektif dan terintegrasi, seperti:
- F&B, pengolahan makanan, grease dan storage
- Housekeeping, area tersembunyi, kamar dan drain
- Engineering, celah, pipa, kelembapan
- Purchasing, kontrol barang masuk
- Security, monitoring malam hari
Hal ini harus ada dukungan dari manajemen. Peran manajemen adalah memastikan SOP berjalan dan selalu berkoordinasi untuk mencegah hama berkembang.
Pengendalian hama bukan biaya operasional biasa, melainkan perlindungan asset, reputasi dan keberlanjutan bisnis hotel. Apakah hotel Anda memiliki sistem yang cukup kuat untuk mencegah kerugian sebelum terjadi?
Dapatkan konsultasi gratis dan survey langsung ke lokasi dengan mengisi form keperluan yang sedang Anda hadapi. IMPROCARE dipersiapkan dengan segala kemampuan dan pengalaman untuk memberikan pelayanan yang Tanggap, Terampil, & Tepat. Dengan jaringan cabang IMPROCARE Pest Control di seluruh Indonesia, ahli kami juga terjangkau semudah jangkauan telepon. Konsultasi gratis sekarang dan temukan jawaban Anda.


Add a Comment