Risiko infestasi dari keberadaan hama terutama pada area industri seperti gudang, logistik, restoran, hotel, farmasi, manufaktur, dan retail dapat menimbulkan kerugian besar karena berhubungan langsung dengan kesehatan, kualitas produk, dan reputasi perusahaan. Untuk mencegah terjadinya infestasi hama semakin besar terutama di kota besar Surabaya, Jawa Timur. Perusahaan pest control terkemuka IMPROCARE akan membantu Anda dan bisnis Anda terbebas dari hama. Jasa pest control di Surabaya IMPROCARE menggunakan pendekatan Integrated Pest Management (IPM) dan sesuai dengan standar HACCP.
Dengan dilengkapi oleh tim ahli, IMPROCARE memiliki tim bersertifikat ASPPHAMI, Field Biologist, dan Technical Supervisor. Perusahaan pest control yang siap untuk semua jenis industri, mulai dari residential, komersial dan industrial. Ruang konsultasi yang terbuka selama 24/7 siap membantu menangani permasalahan hama untuk bisnis maupun pribadi Anda.
Apa Itu Metode IPM (Integrated Pest Management)?

Metode pengendalian hama yang menggabungkan berbagai strategi secara terencana untuk mencegah, mengendalikan dan mengurangi populasi hama hingga berada di tingkat yang aman. Metode IPM tidak berfokus pada membunuh semua hama, melainkan metode yang lebih menghilangkan penyebab (root cause) sehingga masalah tidak terus berulang.
Baca Juga : Jasa Pest Control Gudang Makanan untuk Industri FMCG & Manufaktur: Solusi Sesuai Standar HACCP
Analogi sederhana nya adalah sebagai berikut:
“Jika rumah Anda bocor saat hujan, solusi terbaik bukan hanya mengepel lantai setiap hari. Solusi yang benar adalah mencari sumber kebocoran lalu memperbaiki atapnya.
Metode IPM bekerja dengan prinsip yang sama. Bukan hanya membasmi hama yang terlihat, tetapi juga menghilangkan penyebab mengapa hama bisa datang dan berkembang biak.”
Apakah IPM (Integrated Pest Management) Masih Sekadar Pilihan atau Sudah Menjadi Kebutuhan Industri?
Melalui metode IPM, penyebab keberadaan hama akan cepat tertangani secara efektif dan efisien. Metode IPM mencari jawaban atas beberapa pertanyaan berikut:
- Mengapa hama datang?
- Apa yang menarik hama?
- Dari mana jalur masuknya?
- Di mana mereka berkembang biak?
- Faktor lingkungan apa yang mendukung kehidupan hama?
Setelah penyebab keberadaan dari hama ditemukan, barulah dibuat solusi yang paling tepat. Dengan menggunakan metode IPM, pengendalian hama terbilang lebih efektif, berikut perbandingan yang dapat Anda lihat.
| Penyemprotan Biasa | Metode IPM |
|---|---|
| Fokus membunuh hama yang terlihat | Fokus mengatasi penyebab infestasi |
| Mengandalkan bahan kimia | Menggabungkan berbagai metode pengendalian |
| Efek sering bersifat sementara | Memberikan hasil yang lebih berkelanjutan |
| Risiko penggunaan pestisida lebih tinggi | Penggunaan pestisida lebih terukur dan selektif |
| Hama lebih mudah muncul kembali | Risiko infestasi berulang lebih rendah |
| Tidak selalu ada evaluasi | Ada monitoring dan evaluasi berkala |
Pendekatan pengendalian hama yang mengutamakan pencegahan, identifikasi penyebab, pemantauan, perbaikan lingkungan, dan penggunaan metode pengendalian yang paling tepat. Pestisida tetap menjadi salah satu alat dalam IPM, tetapi bukan satu-satunya solusi dan menggunakannya secara bijaksana ketika benar-benar perlu.
Pendekatan inilah yang membuat metode IPM menjadi standar dalam layanan pest control profesional karena mampu memberikan pengendalian yang lebih efektif, aman, efisien, dan berkelanjutan daripada hanya mengandalkan penyemprotan bahan kimia.
Penerapan Metode IPM (Integrated Pest Management) Pada Proses Treatment Jasa Pest Control di Surabaya – IMPROCARE
PT Mahaka Improcare Indonesia atau biasa dikenal dengan brand IMPROCARE telah menerapkan metode IPM (Integrated Pest Management) selama proses treatment. IMPROCARE berpegang teguh pada konsep Integrated Pest Management yakni dengan mengimplementasikan program pengendalian hama secara terintegrasi dengan memperhatikan kesehatan lingkungan serta lebih mengedepankan tindakan pencegahan.
Melalui penerapan metode IPM inilah, IMPROCARE mampu memberikan pelayanan pest control secara efektif, efisien dan berkelanjutan. Industri yang kami handle adalah mulai dari residential, komersial, dan industrial. Bukan hanya penerapan metode IPM, layanan IMPROCARE juga sesuai standar HACCP, GMP (Good Manufacturing Practices), SSOP (Sanitation Standard Operating Procedures), ISO 22000, FSSC 22000, BRCGS Food Safety, IFS Food (International Featured Standards), SQF (Safe Quality Food), AIB International Standards, ISO 9001, SNI 2404:2015.
Bagaimana Jika Saya Ingin Menggunakan Layanan Dari Jasa Pest Control IMPROCARE? KONSULTASI GRATIS
Solusi pengendalian hama dengan berbasis metode IPM dan standar HACCP sudah berjalan selama 10 tahun dan menyebar di seluruh Indonesia, termasuk salah satu wilayahnya adalah kota Surabaya. Sebagai kota dengan aktivitas industri yang tinggi, Surabaya membutuhkan pengendalian hama yang profesional dan responsif. IMPROCARE menyediakan layanan pest control untuk pabrik, gudang, hotel, restoran, rumah sakit, perkantoran, hingga kawasan komersial dengan pendekatan yang tanggap, terampil, dan tepat.
Paket Rekomendasi Untuk Komersial dan FLEXIBLE PRICE – Sesuai Dengan Kebutuhan Semua Industri di Surabaya
IMPROPLUS by IMPROCARE
- Emergency, kondisi dimana tercium aroma bangkai dan tidak ditemukan bangkainya. Ditangani Maksimal 4 Jam setelah keluhan diterima.
- Urgent, kondisi adanya aktifitas hama lebih dari 30 ekor pada crytical area. Ditangani maksimal 6 Jam setelah keluhan diterima.
- Non-Urgent , kondisi ditemukan aktifitas hama lebih dari 10 Ekor pada crytical area. Ditangani maksimal 12 Jam setelah keluhan diterima.
- Information, ditemukan jejak aktifitas hama seperti feses,urine dan aroma. Ditangani saat kunjungan selanjutnya.
Quality Control, manfaat program yaitu:
- Masalah hama yang ada dapat cepat terselesaikan karena mendapat dukungan penuh oleh Team Leader & Servce Supervisor
- Pelanggan mendapatkan rekomendasi yang tepat dan bermanfaat untuk jangka panjang.
- Keluhan dapat segera teratasi dengan adanya komunikasi yang intens dan terprogram.
Lindungi Bisnis Sebelum Hama Menjadi Risiko yang Lebih Besar. Satu infestasi hama dapat berdampak pada kualitas produk, operasional bisnis, hasil audit, hingga citra perusahaan. Program IMPROPLUS dirancang sebagai solusi pest control terpadu untuk berbagai industri di Surabaya, membantu menciptakan lingkungan kerja yang bersih, aman, dan sesuai standar. Dengan inspeksi rutin, monitoring berkelanjutan, serta tindakan pengendalian yang tepat, bisnis Anda dapat mengurangi risiko kerugian sekaligus menjaga kepercayaan pelanggan.
Hubungi Tim Profesional IMPROCARE Sekarang, Saya Butuh Jasa Pest Control di Surabaya dan Sekitarnya.
Bagaimana Jika Setelah Dilakukan Treatment Pengendalian Hama oleh IMPROCARE, Hama Masih Sering Datang?
IMPROCARE akan bertanggung jawab secara penuh jika terdapat hama pada area bisnis yang sudah dilakukan treatment oleh tim kami. Tim kami yang terdiri dari tim profesional, tersertifikasi, dan memiliki keahlian di bidangnya selama 5 tahun akan melakukan proses inspeksi dimana dan apa yang menjadi potensi hama bisa kembali dan bersarang pada area tersebut.
Field Biologist
Tenaga ahli yang bertanggung jawab melakukan analisis ilmiah terhadap permasalah hama. Tugas utama dari Field Biologist ini yaitu
- Site Inspection (Survei Lokasi), inspeksi secara menyeluruh terhadap area pelanggan. Area yang diperiksa meliputi, jenis hama, tingkat infestasi, titik masuk hama, kondisi sanitasi, jalur perpindahan hama dan risiko terhadap produksi.
- Identifikasi Hama, field biologist mampu membedakan berbagai jenis hama seperti tikus, kecoa, rayap, semut, lalat, nyamuk dan stored product pest (kumbang gudang). Karena setiap hama / spesies memiliki perilaku dan metode pengendalian yang berbeda.
- Root Cause Analysis, bukan hanya membasmi hama, namun mencari penyebab utama munculnya hama.
- Menentukan Metode Treatment, melakukan metode treatment sesuai dengan hama yang menjadi masalah. Misal, untuk tikus menggunakan rodent baiting dan proofing, untuk kecoa menggunakan gel bait atau residual spray.
- Menyusun Program IPM (Integrated Pest Management), meliputi monitoring, prevention, corrective action, documentation dan evaluation.
- Melakukan Edukasi Secara Meluas, memberikan pelatihan mengenai good housekeeping, sanitasi, penyimpanan bahan baku, dan pencegahan hama.
Technical Supervisor
Bertanggung jawab memastikan seluruh treatment dilakukan sesuai standar teknis, prosedur keselamatan, dan target kualitas perusahaan. Tugas utama dari peran ini yaitu:
- Mengawasi Seluruh Teknisi, memastikan SOP dipatuhi, chemical digunakan sesuai dosis dan APD lengkap.
- Melakukan pengecekan hasil treatment (quality control). Misalnya, yaitu apakah umpan tikus sudah sesuai? apakah titik spray sudah lengkap?
- Validasi Program Pengendalian, jika hasil monitoring semakin meningkat supervisor akan mengevaluasi penyebab, atau menambah frekuensi kunjungan.
- Audit Internal, memastikan seluruh dokumen lengkap seperti service report, chemical usage, SDS, MSDS, dan trend analysis.
- Training Teknisi, melatih penggunaan alat, teknik aplikasi, identifikasi hama, hingga komunikasi dengan pelanggan.
- Menangani Kasus Kompleks, misalnya outbreak tikus, infestasi rayap besar, dan keluhan pelanggan.
Teknisi Pest Control
Personel yang melaksanakan treatment secara langsung di lapangan. Tugas utama dari teknisi yaitu
- Melakukan inspeksi rutin
- Mengganti umpan
- Memasang glue trap
- Fogging
- ULV treatment
- Treatment rayap
- Mengisi laporan service
- Mendokumentasikan pekerjaan
Team Leader
Menjadi penghubung antara Supervisor dan Teknisi. Tugas utama dari adanya team leader, yaitu:
- Membagi pekerjaan teknisi
- Memastikan seluruh area selesai
- Membantu treatment apabila diperlukan
- Mengecek hasil pekerjaan sebelum menyerahkannya ke pelanggan
- Menjadi PIC di lokasi
Operational Support / Admin Operasional
Menjadi tim administrasi supaya layanan pest control berjalan dengan baik, efisien dan efektif. Tugas dari tim administrasi yaitu
- Menjadwalkan kunjungan
- Menyiapkan work order
- Mengelola laporan service
- Menyiapkan invoice
- Mengelola database pelanggan
Customer Service
Menjadi pintu pertama komunikasi dengan pelanggan. Tugas utama customer service, yaitu
- Menerima konsultasi
- Menindaklanjuti keluhan
- Mengingatkan jadwal treatment
- Mengelola komunikasi melalui WhatsApp, telepon dan email
Sales Consultant
Berperan dalam membantu pelanggan memilih solusi pengendalian hama yang sesuai. Tugas utama dari sales consultant yaitu
- Melakukan presentasi layanan
- Menjelaskan program IPM
- Menyusun proposal
- Menawarkan kontrak layanan
- Menjaga hubungan dengan pelanggan
Pada industri dengan standar tinggi seperti manufaktur, makanan dan minuman, farmasi, logistik, dan pergudangan, keberhasilan pengendalian hama tidak bergantung pada satu orang saja. Kolaborasi antara Field Biologist, Technical Supervisor, Teknisi, QA, HSE, dan tim pendukung memastikan bahwa setiap tindakan dilakukan berdasarkan analisis risiko, memenuhi standar keselamatan, terdokumentasi dengan baik, serta mampu mendukung keberhasilan audit HACCP, GMP, ISO, maupun persyaratan pelanggan. Pendekatan ini juga membantu menekan risiko kontaminasi produk, menjaga kelancaran operasional, dan mengurangi potensi kerugian akibat infestasi hama.
FAQ Jasa Pest Control Profesional di Surabaya
Metode IPM mampu mengurangi risiko infestasi berulang karena pengendalian berdasarkan analisis akar masalah, bukan hanya penyemprotan bahan kimia. Pendekatan ini juga membantu perusahaan memenuhi standar audit seperti HACCP, GMP, ISO 22000, dan persyaratan keamanan pangan lainnya.
Ya. Perusahaan pest control profesional akan menggunakan bahan pengendalian yang telah memiliki izin edar, menerapkan prosedur aplikasi yang aman, serta menyesuaikan metode treatment dengan karakteristik area produksi. Selain itu, seluruh pekerjaan sesuai SOP sehingga tidak mengganggu keamanan produk maupun aktivitas operasional perusahaan.
Frekuensi layanan bergantung pada tingkat risiko masing-masing industri. Untuk sektor makanan, minuman, farmasi, gudang, dan manufaktur, inspeksi serta treatment umumnya dilakukan setiap bulan agar populasi hama tetap terkendali. Pada lokasi dengan risiko tinggi, kunjungan dapat dilakukan lebih sering sesuai hasil evaluasi Field Biologist.
Layanan kontrak memberikan monitoring berkala, evaluasi tren infestasi, dokumentasi lengkap, tindakan pencegahan, serta respons cepat apabila ditemukan peningkatan aktivitas hama. Pendekatan ini jauh lebih efektif dibandingkan treatment satu kali karena pengendalian dilakukan secara berkesinambungan.
Jangan menunggu hingga hama menjadi sumber keluhan pelanggan, temuan audit, atau penyebab kerugian produksi. Semakin cepat risiko teridentifikasi dan terkendalikan, semakin besar peluang perusahaan Anda menjaga kualitas produk, mempertahankan kepatuhan audit, dan melindungi reputasi bisnis dalam jangka panjang. Hubungi IMPROCARE sekarang untuk melakukan survei dan analisis risiko hama di fasilitas industri Anda. Tim kami siap membantu membangun program pengendalian hama yang efektif, terdokumentasi, dan sesuai standar industri modern.
Survey Ke Lokasi Saya, Saya Butuh Jasa Pest Control di Perusahaan Saya di Surabaya.


Add a Comment